Bawaslu Bontang Maksimalkan November-Desember untuk Realisasikan Sisa Program Kerja 2026
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Bawaslu Kota Bontang melaksanakan apel pagi dan briefing pada Senin (26/10/2026). Apel dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian, serta diikuti Anggota Bawaslu Kota Bontang, Ismail Usman, dan seluruh jajaran staf Bawaslu Kota Bontang.
Dalam arahannya, Aldy Artrian menyampaikan bahwa pada Kamis sebelumnya telah dilaksanakan koordinasi dan sosialisasi terkait Peraturan Bawaslu Nomor 1 Tahun 2026 serta sejumlah hal lain yang telah dibahas dan disepakati bersama. Ia berharap seluruh jajaran dapat menjadikan hasil kesepakatan tersebut sebagai komitmen bersama untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Kegiatan dilanjutkan dengan briefing yang diawali oleh Anggota Bawaslu Kota Bontang, Syahriah. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar meninjau kembali program kerja yang telah disusun dalam Rencana Kerja (Renja) sejak awal tahun hingga Oktober 2026, sehingga tidak ada program atau kegiatan yang terlewat maupun menumpuk pada akhir tahun.
“Terkait dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah segera menyusun surat dan jadwal pelaksanaan. Selain itu, kegiatan dapat dilengkapi dengan uji petik terhadap pemilih pemula untuk memastikan apakah mereka telah terdaftar dalam DPT online,” ucapnya.
Ia turut mengingatkan persiapan program kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) bersama KNPI, termasuk menyiapkan draf MoU dan membagikannya kepada pihak terkait sebagai langkah koordinasi.
Selanjutnya, Anggota Bawaslu Kota Bontang, Ismail Usman, menyampaikan bahwa pada pekan ini Divisi P3S akan kembali melaksanakan program kerja ke-divisian dengan jadwal yang menyesuaikan agenda sosialisasi ke sekolah. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk segera menyelesaikan pekerjaan terkait kearsipan dan Barang Milik Negara (BMN), mengingat batas waktu penyelesaiannya semakin dekat.
Menutup briefing, Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian, merangkum arahan yang telah disampaikan oleh Syahriah dan Ismail Usman. Ia meminta seluruh jajaran untuk kembali meninjau program kerja dalam Renja tahun 2026 dan memastikan kegiatan yang belum terlaksana dapat segera direalisasikan pada November dan Desember.
"Penyelesaian kearsipan terus ditindaklanjuti dan pekerjaan terkait BMN segera diselesaikan sebelum batas waktu pada 30 Oktober 2026. Untuk program sosialisasi ke sekolah, ia meminta agar pelaksanaannya dipercepat mengingat pada akhir November hingga awal Desember para siswa mulai mempersiapkan ulangan dan ujian. Sementara itu, penyusunan draf MoU bersama KNPI diminta segera dilakukan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait," tutupnya.
Melalui apel pagi dan briefing ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kota Bontang dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menyelesaikan seluruh program kerja secara tepat waktu dan bertanggung jawab.
Penulis : Sartika
Editor : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Himawan