Resmi Dimulai, P2P Bawaslu Bontang Dorong Masyarakat Aktif Kawal Demokrasi
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang resmi menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 pada Kamis (18/06/2026). Kegiatan yang berpusat di Kantor Bawaslu Kota Bontang ini dihadiri langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Bontang, serta 19 peserta dari total 20 orang yang mendaftar, di mana 1 orang di antaranya berhalangan hadir karena izin.
Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian, S.Sos., MPA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas tingginya antusiasme masyarakat Bontang terhadap program ini.
"Kegiatan P2P ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kalimantan Timur sendiri, khususnya di Kota Bontang, kuota peserta langsung terpenuhi dengan cepat berkat antusiasme yang tinggi, sehingga kami tidak perlu melakukan perpanjangan waktu pendaftaran," ujar Aldy.
Ia juga memberikan catatan khusus dan rasa terima kasih atas inklusivitas dalam kepesertaan tahun ini. Momen ini dinilai sangat istimewa karena kehadiran dua peserta penyandang disabilitas yang membuktikan bahwa semangat pengawasan pemilu hadir dari seluruh lapisan masyarakat.
Melalui orientasi kepengawasan ini, Aldy berharap para peserta dapat memperluas wawasan mengenai tugas pokok Bawaslu serta peran penyelenggara pemilu. Ilmu yang didapatkan selama pelatihan diharapkan dapat disebarluaskan ke lingkungan sekitar agar proses belajar menjadi lebih praktis dan berdampak luas.
Bawaslu Kota Bontang juga mendorong agar ruang kelas P2P ini menjadi wadah diskusi yang interaktif dan dua arah. Peserta diajak aktif menyampaikan pendapat atau pertanyaan untuk dibedah bersama selama proses pembelajaran.
"Besar harapan kami, setelah kegiatan ini selesai, jalinan silaturahmi tidak terputus. Kita harus tetap saling berdiskusi dan menjaga komunikasi demi mengawal demokrasi yang bersih di Kota Bontang," tutur Aldy menutup sambutannya.
Penulis : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Ahmad Yani