Isi Program 'Jumat Berkah' Bawaslu Kaltim, Bawaslu Bontang Bedah Potensi Kerawanan Masa Tenang
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang menunjukkan komitmennya dalam memperketat pengawasan menjelang tahapan krusial pemilu dengan menjadi narasumber dalam program diskusi "Jumat Berkah" yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan yang berlangsung secara daring ini mengangkat tema krusial: "Identifikasi Potensi Kerawanan pada Tahapan Masa Tenang". Fokus utama dari diskusi ini adalah menegaskan bahwa masa tenang bukanlah waktu bagi pengawas pemilu untuk mengendurkan pengawasan, melainkan momen untuk memperkuat koordinasi dan kewaspadaan di lapangan.
Dalam sesi tersebut, Bawaslu Kota Bontang hadir bersama perwakilan Bawaslu kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur, yaitu Bawaslu Kota Samarinda, Bawaslu Kabupaten Berau, Bawaslu Kabupaten Paser, dan Bawaslu Kabupaten Mahakam Ulu. Bersama-sama, mereka saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta perspektif strategis mengenai pemetaan kerawanan wilayah masing-masing.
Sebagai narasumber, Bawaslu Kota Bontang menekankan pentingnya membaca potensi pelanggaran secara dini serta melakukan tindakan pencegahan (preventif) sebelum pelanggaran benar-benar terjadi. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
Mencermati aktivitas terselubung yang berpotensi memengaruhi pilihan masyarakat di masa tenang.
Memastikan tidak ada kampanye terselubung atau pergerakan politik uang (money politics) menjelang hari pemungutan suara.
Mengantisipasi gesekan di lapangan dengan memperkuat patroli pengawasan hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS).
Melalui momentum "Jumat Berkah" ini, Bawaslu Kota Bontang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam mengawal jalannya demokrasi. Bawaslu menegaskan bahwa meski tahapan memasuki masa tenang, pengawasan akan tetap berjalan penuh demi memastikan seluruh proses pemilu berlangsung jujur, adil, bersih, dan berintegritas.
Penulis : Nur Fatin Wahyuni