Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kaltim Gelar Pojok Literasi "Jumat Berkah", Bedah Potensi Kerawanan Tahapan Pencalonan

14 Agustus 2026

BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur kembali melaksanakan program peningkatan kapasitas aparatur melalui diskusi daring bertajuk Pojok Literasi Jumat BERKAH (Bersama Edukasi Rakyat, Kawal Amanah Hajat Demokrasi). Diskusi edisi kali ini mengangkat tema krusial, yaitu "Identifikasi Potensi Kerawanan pada Tahapan Pencalonan (Part I)".

Kegiatan yang berlangsung secara virtual via Zoom Meeting pada Jumat, 7 Agustus 2026 mulai pukul 14.00 WITA tersebut ditujukan menjadi ruang kolaborasi, berbagi pengalaman lapangan, dan memperkuat kapasitas pengawasan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.

Acara ini dipandu oleh perwakilan Bawaslu Kaltim serta menghadirkan lima narasumber yang merupakan staf ahli dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur untuk memaparkan perspektif dan strategi penanganan pelanggaran:

  1. Wulandari, S.H., M.KN. (Staf Bawaslu Kota Samarinda)

  2. Rida Ratnawati, S.IP. (Staf Bawaslu Kabupaten Mahakam Ulu)

  3. Umar Syarif Assegaf (Staf Bawaslu Kota Bontang)

  4. Wahyu Wandi, S.IP. (Staf Bawaslu Kabupaten Berau)

  5. Dwi Handoko, S.Sos. (Staf Bawaslu Kabupaten Paser) 

Dalam forum tersebut, para pemateri mengupas tuntas berbagai aspek kerawanan yang kerap muncul pada tahapan awal pencalonan, mulai dari pemenuhan syarat administratif hingga potensi sengketa pencalonan. Melalui ruang literasi ini, Bawaslu Kaltim berharap jajaran pengawas di daerah memiliki kesiapan strategi pencegahan yang lebih adaptif, tajam, dan komprehensif demi mengawal jalannya hajat demokrasi yang bersih dan berintegritas

Penulis : Nur Fatin Wahyuni

Foto : Firanty