Bawaslu Bontang Ikuti Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas P2H demi Pengawasan Partisipatif yang Optimal
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang menghadiri rapat persiapan peningkatan kapasitas Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur secara daring pada Jumat (29/05/2026).
Pertemuan virtual ini difokuskan pada penguatan pengawasan partisipatif, pengelolaan kehumasan, serta pengembangan pojok literasi kehumasan dan pemilu sebagai sarana edukasi demokrasi bagi masyarakat.
Kegiatan ini dibuka resmi oleh Kepala Bagian P2H Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Dedy Wahyudiansyah. Dalam arahannya, Dedy menegaskan pentingnya peran kehumasan dalam menjaga marwah lembaga. Membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu dan menghadirkan ruang edukasi yang informatif, inklusif, dan mudah diakses dengan harapan meningkatkan partisipasi publik lewat masyarakat yang sadar informasi.
“Pengawasan pemilu membutuhkan dukungan masyarakat yang sadar informasi dan aktif mengawasi. Karena itu, penguatan literasi kehumasan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi publik,” ujar Dedy.
Rapat yang diikuti oleh jajaran P2H Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kaltim ini merumuskan sejumlah agenda diskusi strategis, antara lain:
Strategi pengawasan pada masa non-tahapan pemilu.
Pengelolaan media sosial resmi kelembagaan secara profesional.
Publikasi informasi pengawasan yang transparan dan akurat.
Inovasi komunikasi publik berbasis platform digital.
Melalui pengembangan pojok literasi kehumasan dan pemilu ini, Bawaslu Kota Bontang bersama Bawaslu se-Kaltim berkomitmen mengambil langkah konkret untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi serta menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu di daerah.
Penulis : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Fira