Pimpin Apel Pagi, Ketua Bawaslu Bontang Tekankan Pentingnya Spirit Kaderisasi Demokrasi
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Bawaslu Kota Bontang melaksanakan apel dan briefing pagi pada Senin (22/06/2026) yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artian. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan pimpinan sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program kerja.
Dalam arahannya, Aldy menyampaikan bahwa selama kurang lebih dua pekan terakhir Bawaslu Kota Bontang telah melaksanakan berbagai kegiatan secara luring, mulai dari sosialisasi, rapat koordinasi, hingga kegiatan pendidikan demokrasi seperti Lead Talks dan Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P).
Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan saat ini memiliki nilai lebih dari sekadar pelaksanaan program, yakni sebagai sarana pendidikan politik dan kaderisasi demokrasi. Oleh karena itu, semangat kaderisasi harus terus dijaga melalui komunikasi yang berkelanjutan dengan para peserta kegiatan.
“Spirit kaderisasi adalah spirit menjaga. Teman-teman yang terlibat dalam kegiatan Lead Talks, P2P, dan kegiatan lainnya agar terus menjaga komunikasi dengan para peserta sehingga mereka tetap menjadi bagian dari upaya penguatan demokrasi yang dilakukan Bawaslu,” ujar Aldy.
Aldy juga menyampaikan bahwa pada pekan ini dan seterusnya Bawaslu Kota Bontang akan melanjutkan pelaksanaan kegiatan Konsolidasi Demokrasi. Selain itu, mulai bulan ini akan dilakukan proses transisi terkait mobilitas aset dan barang milik kantor. Untuk itu, seluruh penanggung jawab aset diminta melakukan pendataan dan pengelolaan aset yang berada dalam penguasaannya.
Sementara itu, dalam sesi briefing, Anggota Bawaslu Kota Bontang, Syahriah, mengingatkan para PIC Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) agar terus mengawal peserta dalam menyelesaikan materi pembelajaran audio visual dan catatan Kritis yang masih berlangsung.
Syahriah juga mendorong agar peserta P2P tetap dirawat keberlanjutannya melalui pembentukan komunitas sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi pasca kegiatan. Selain itu, berdasarkan hasil uji petik yang dilakukan saat kegiatan P2P, ditemukan dua peserta yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Terkait hal tersebut, PIC diminta segera menyusun saran perbaikan untuk ditindaklanjuti.
Lebih lanjut, Syahriah menyampaikan bahwa Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II dijadwalkan dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi tetap berjalan sesuai jadwal, serta meminta seluruh penanggung jawab kegiatan yang tercantum dalam rencana kerja agar segera berkoordinasi dengan koordinator divisi untuk menyelesaikan kegiatan yang belum terlaksana.
Menutup arahannya, Aldy menegaskan bahwa keberhasilan program P2P tidak hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari keberlanjutan hubungan dengan peserta. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus melibatkan peserta dalam berbagai program edukasi dan diskusi kepemiluan. Selain itu, Aldy memberikan apresiasi atas meningkatnya kedisiplinan pegawai dalam mengikuti apel dan briefing pagi yang dinilai semakin tertib dari waktu ke waktu.
Penulis : Sartika
Editor : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Himawan