Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bontang Gagas Konsolidasi Demokrasi Bersama Yayasan Umat Buddha
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang terus bergerak aktif merangkul seluruh elemen masyarakat dalam mengawal kualitas demokrasi. Pada Senin (15/06/2026) jajaran Bawaslu Bontang melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi berbalut silaturahmi bersama pengurus Yayasan Umat Buddha Kota Bontang.
Pertemuan yang berlangsung hangat penuh kekeluargaan ini digelar di kawasan Bukit Nusantara Permai (Bukit Kusnodo), Kota Bontang, mulai pukul 10.00 WITA. Selama kurang lebih satu jam, ruang dialog konstruktif tercipta antara penyelenggara pengawas Pemilu dan perwakilan umat Buddha.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut tim pelaksana tugas Bawaslu Kota Bontang, di antaranya Ketua dan anggota Bawaslu Kota Bontang serta jajaran staf yang bertugas. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua Yayasan Umat Buddha Kota Bontang, Sonny Lesmana, bersama dua orang pengurus yayasan.
Ketua Yayasan Umat Buddha Kota Bontang, Sonny Lesmana, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Bawaslu. Menurutnya, kunjungan langsung ini merupakan bentuk perhatian nyata Bawaslu kepada seluruh komunitas di Bontang tanpa memandang perbedaan.
"Kami merasa terhormat atas kesempatan dialog langsung ini. Kami berharap Bawaslu terus menjaga independensi, integritas, dan profesionalitas agar kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan demokrasi tetap terjaga," ujar Sonny.
Di sela diskusi, Sonny juga membagikan pengalamannya mengamati perkembangan Bontang sejak tahun 2010, dan berharap peninggalan pembangunan masyarakat dapat terus dirawat sebagai warisan generasi muda sekaligus potensi wisata daerah.
Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian, menjelaskan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari program Konsolidasi Demokrasi berkelanjutan periode tahun 2026–2027. Ada empat poin utama yang menjadi target Bawaslu dalam gerakan ini:
Mempererat hubungan kelembagaan dengan masyarakat;
Menyerap aspirasi dan masukan terkait pengawasan Pemilu;
Mengevaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024;
Membangun partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan demokrasi.
"Kami sangat terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan konstruktif demi meningkatkan mutu pengawasan ke depan. Masukan masyarakat adalah bagian penting dari evaluasi internal kami," tegas Aldy menanggapi harapan pihak yayasan. Beliau memastikan Bawaslu berkomitmen penuh menjaga integritas dan profesionalitas kerja.
Melalui sinergi yang kuat antara Bawaslu Kota Bontang dan Yayasan Umat Buddha, diharapkan iklim demokrasi di Kota Bontang menjadi semakin kuat, transparan, jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Himawan