Bawaslu Kota Bontang Gandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Perkuat Literasi dan Pengawasan Demokrasi
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang resmi menandatangani Nota Kesepahaman bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kedua instansi ini berlangsung khidmat di Lantai 2 Gedung Perpustakaan Kota Bontang, pada Rabu (9/9/2026).
Kerja sama strategis ini diinisiasi sebagai langkah nyata bersama dalam menyukseskan program pemerintah daerah untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat serta mendongkrak indeks literasi di Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang menekankan bahwa kolaborasi dengan Bawaslu menjadi energi baru dalam menghadapi tantangan berat era digital. Menurutnya, gawai (handphone) saat ini menjadi salah satu pemicu utama menurunnya kesadaran membaca masyarakat.
"Tantangan terberat kita saat ini untuk mencerdaskan dan mendorong masyarakat agar sadar membaca adalah gawai. Handphone itu seperti dua sisi mata pisau, dampaknya tergantung bagaimana kita bijak menggunakannya. Seharusnya anak-anak belum dibolehkan menggunakannya, namun memang belum ada regulasi pemerintah yang mengatur hal tersebut," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa MoU ini tidak hanya sekadar seremonial tanda tangan di atas kertas, melainkan akan ditindaklanjuti dengan program berkelanjutan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian, yang hadir didampingi oleh jajaran Anggota dan staf sekretariat Bawaslu Bontang, menyambut baik sinergi ini. Ia menilai penguatan literasi memiliki korelasi positif terhadap kedewasaan demokrasi dan pengawasan partisipatif masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kota Bontang ini. Bagi Bawaslu, kecerdasan literasi adalah fondasi penting dalam membangun kesadaran berpolitik dan pengawasan pemilu yang sehat. Dengan masyarakat yang gemar membaca dan bijak memilah informasi di era digital, mereka tidak akan mudah termakan oleh hoaks maupun disinformasi. Sinergi ini adalah langkah nyata Bawaslu untuk ikut andil mencerdaskan warga Bontang secara berkelanjutan," ujar Aldy Artrian.
Penulis : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Himawan