Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bontang Gelar Simulasi Lanjutan Penerimaan Permohonan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang melaksanakan simulasi praktik lanjutan penerimaan permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu pada Kamis (15/1/2026).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang melaksanakan simulasi praktik lanjutan penerimaan permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu pada Kamis (15/1/2026) di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Bontang.

BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang melaksanakan simulasi praktik lanjutan penerimaan permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu pada Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Bontang.

Kegiatan yang dilasksnakan di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Bontang ini di buka langsung oleh anggota Bawaslu Kota Bontang, Ismail Usman, Ia menyampaikan pentingnya seluruh staf Bawaslu untuk memahami tahapan dan mekanisme penerimaan permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu. Menurutnya, pemahaman tersebut perlu dimiliki oleh seluruh jajaran, meskipun berasal dari divisi yang berbeda. 

Ismail Usman juga menambahkan bahwa Bawaslu Kota Bontang berencana kembali melaksanakan simulasi serupa pada minggu kedua bulan Februari 2026 sebagai upaya penguatan kapasitas dan kesiapan jajaran dalam menghadapi potensi sengketa Pemilu.

Dalam simulasi lanjutan tersebut, staf teknis divisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa secara langsung memandu jalannya kegiatan dengan menghadirkan contoh-contoh kasus sengketa proses Pemilu yang berpotensi terjadi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bontang berharap seluruh jajaran semakin sigap, profesional, dan memiliki pemahaman yang sama dalam menangani sengketa Pemilu. Simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi internal guna memastikan pelayanan penyelesaian sengketa dapat berjalan efektif, transparan, dan berkeadilan ketika tahapan Pemilu berlangsung.

Simulasi, 15

 

 

Penulis : Nur Fatin Wahyuni

Foto : Himawan Santoso