Bawaslu Bontang Gelar Apel Rutin: Bahas Perpindahan Kantor hingga Evaluasi Program Kerja
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang kembali melaksanakan apel pagi yang dilanjutkan dengan sesi briefing rutin di halaman kantor Bawaslu Bontang, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kota Bontang, Ismail Usman, dan diikuti oleh seluruh jajaran staf sekretariat.
Dalam arahannya, Ismail Usman mengingatkan seluruh staf untuk mempercepat penyelesaian tugas yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Hal ini mencakup tugas teknis kepegawaian, agenda rutin mingguan, hingga instruksi langsung dari pimpinan.
“Setiap kendala atau permasalahan dalam pelaksanaan tugas sebaiknya segera disampaikan dalam forum ini agar kita bisa mencari jalan keluar dan menindaklanjutinya bersama,” ujar Ismail saat sesi briefing.
Ismail juga menyoroti realisasi rencana kerja (renja) yang telah disusun berdasarkan linimasa (timeline). Ia mengakui padatnya instruksi kerja dari Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur maupun Bawaslu RI menjadi salah satu tantangan, sehingga beberapa tugas rutin di tingkat kota belum berjalan optimal. Selain itu, ia mengecek progres pembuatan video program "Membelajarkan" yang dijadwalkan diproduksi pada Kamis (26/8/2026).
Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artian, menegaskan bahwa fokus utama jajaran pada minggu ini adalah memaksimalkan proses mobilisasi perpindahan kantor baru.
Terkait teknis logistik, informasi dari Koordinator Sekretariat menjelaskan nasib Barang Milik Negara (BMN) yang berada dalam kondisi rusak. Menurutnya, aset-aset tersebut dapat dikembalikan ke Bawaslu Provinsi Kaltim setelah melalui proses pendataan dan inventarisasi yang akurat.
Sesi briefing diakhiri dengan penyampaian dari Anggota Bawaslu Bontang, Syahriah. Ia mengapresiasi partisipasi jajaran staf dalam lomba pantun yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Kaltim, di mana Bawaslu Bontang berhasil menyabet Juara II. Syahriah juga menginformasikan bahwa agenda Konsolidasi Demokrasi yang semula dijadwalkan minggu ini terpaksa ditunda untuk sementara waktu.
Penulis : Sartika
Editor : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Himawan