Buka SKPP di Tarakan, Abhan Harap Anak Muda Jadi Simbol Pengawasan Partisipatif

Tarakan, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Abhan mengapresiasi antusias peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) d Kalimantan Utara (Kaltara). Sebagai informasi pada SKPP angkatan ke IV tahun 2021 pesertanya sebagian besar adalah anak-anak muda.
 
Menurutnya hal ini karena SKPP menjadi program yang kian berkembang sehingga ditunggu-tunggu oleh masyarakat utamanya anak muda. Abhan melihat antusiasme ini didukung karena hausnya mereka akan pengetahuan kepemiluan sehingga idealisme dan semangat yang belum terkontaminasi masih sangat tinggi.
 
"Rekan-rekan ini semoga bisa menjadi alumnus yang menjadi simbol pengawasan partisipatif di wilayah masing-masing dan akan menjadi agen yang menyebarkan virus pengawasan," ungkap Abhan dalam sambutannya di Tarakan, Kaltara, Kamis (7/10/2021) malam.
 
Abhan menyampaikan pemilu maupun pemilihan menjadi sebuah kompetisi yang legal untuk mencapai kekuasan, sehingga jelas harus ada pengawasan yang ketat di sana. Terlebih, lanjut Abhan, pengawas di tingkat pusat maupun daerah di seluruh Indonesia sangatlah terbatas maka ketika ada alumnus SKPP maka pekerjaan Bawaslu menjadi terbantu.
 
Terlebih Abhan melihat potensi pelanggaran tidak kenal lelah dan jam sehingga Bawaslu terus mendorong adanya gerakan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pemilihan. Dengan gerakan tersebut, dia berharap potensi pelanggaran bisa ditekan, dan dapat tercipta pemilu yang bersih. 
 
"Harapannya pemilihan bisa melahirkan pemimpin yang amanah yang tujuan akhirnya menciptakan kesejahteraan masyarakat. Maka dengan SKPP kita juga berharap melahirkan kader pengawasan partisipatif yang idealis, berintegritas, dedikasi, kreatif dan inovatif," terangnya. 
 
Penulis : Rusdiansyah (Humas Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara)
Editor : Reyn Gloria