Perkuat Pengawasan Pemilu di Media Sosial, Bawaslu Berencana Bentuk Tim Khusus

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar berencana membentuk tim khusus dari berbagai biro di Bawaslu sebagai tim yang bekerja khusus mengawasi media sosial selama tahapan Pemilu Serentak 20204 dilaksanakan.

"Ide yang kami bangun di Bawaslu adalah membentuk tim dari beberapa biro untuk melakukan pengawasan media sosial," ujar Fritz dalam "Rapat Persiapan Pengawasan Media Sosial di Pemilu 2024" bersama Facebook, Kamis (23/9/2021).

Dia mengatakan tim tersebut nantinya terdiri dari biro hukum, biro pengawasan, dan biro Puslitbangdiklat (Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Latihan). Nantinya tim tersebut bekerja mengawasi berbagai hal di media sosial.

Bentuk pengawasannya sendiri Fritz mencontohkan, adanya kampanye di laur jadwal yang dilakukan di media sosial, adanya dugaan tindak pidana pemilu di media sosial, dan sama atau tidaknya pelaporan dana kampanye oleh peserta pemilu. "Tim tersebut nantinya akan mengawasi berbagai hal yang dilarang undang-undang di media sosial," ungkap mantan Dosen Hukum Tata Negara pada Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera (STHI) itu.

Tak hanya penguatan pengawasan di media sosial saja, Fritz juga menginginkan terkait pelaporan konten hasil temuan pengawasan Bawaslu kepada pihak terkait yang berwenang melakukan take down juga diperkuat. Pasalnya, ujar Fritz, berkaca pada Pemilu Serentak 2019 dan Pilkada Serentak 2020, permintaan Bawaslu kepada lembaga yang berwenang bisa melakukan take down berdasarkan kebijakan di media sosial masing-masing.

"Terkait itu rendahnya sucess storage pelaporan kami, kurang ditindaklanjuti. Sehingga kami berencana duduk bareng dengan Kominfo," ungkap Fritz.

Sementara itu Public Policy Manager Facebook Valdryno menegaskan mendukung penuh upaya yang dilakukan lembaga pengawas pemilu. Facebook siap bekerjasama dengan Bawaslu ketika tim khusus Bawaslu untuk pengawasan media sosial tersebut telah dibentuk.

"Kami siap bekerjasama dengan Bawaslu dalam pengawasan konten media sosial," tegasnya.

 

Penulis : Rama Agusta

Editor : Jaa Pradana