Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kaltim Gelar Rapat Strategi dan Peran Humas Bawaslu Se-Kaltim Menuju Tahapan Pilkada 2022

Bawaslu Kaltim Gelar Rapat Strategi dan Peran Humas Bawaslu Se-Kaltim Menuju Tahapan Pilkada 2022

Samarinda, Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur - Divisi Humas Bawaslu Kaltim menggelar kegiatan Strategi dan Peran Humas untuk Menyongsong Pelaksanaan Tahapan Awal Pemilu di Tahun 2022, secara Daring melalui Media Zoom Meeting, bertempat di Kantor Bawaslu Kaltim Jalan Mt Haryono No 128, Rabu (23/02/22).

Andri Purwanta mewakili Koordinator Divisi Hukum Humas Data dan Informasi menyampaikan berharap peserta bisa mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya, sehingga meteri yang disampaikan narasumber bisa menjadi bekal dalam upaya meningkatkan peran kehumasan untuk menjadi lebih baik lagi.

Menjadi narasumber pada kegiatan tersebut, Tenaga Ahli Humas Bawaslu RI, Sulastio menyampaikan apa saja pedoman yang sedang disusun oleh Bawaslu RI dalam rangka peningkatan peran humas di Bawaslu.

Salah satu pedoman tersebut mengatur keseragaaman dalam pengelolaan media sosial Bawaslu, namun pedoman tersebut tidak membatasi kreatifitas humas dalam mengelola konten pada media sosial.

Pedoman nantinya akan memanfaatkan kekuatan media sosial dengan melakukan posting bersama yang bertujuan meningkatkan jumlah follower dengan saling follow. pada pedoman tersebut terdapat aturan konten apa saja yang bisa di post di media sosial diantaranya postingan yang publik belum tentu butuh, konten yang terlalu serius yang tentu publik tidak terlalu tertarik.

Pedoman nantinya akan mengatur hal-hal hingga yang detail, intinya ingin mengoptimalkan pengelolaan media sosial dari sisi kebutuhan Bawaslu juga sebagai lembaga yang mempunyai potensi untuk salin mendukung dalam konteks media sosial.

Humas membuat program penguatan di Tahun 2022, selain dalam rangka pemilu juga adanya perubahan organisasi dalam rangka penguatan tersebut akan mengeluarkan dua pedoman pertama, pedoman pengelolaan media sosial kedua pedoman pengelolaan media massa yang memiliki pedoman untuk mengatur yang pengaturannya di buat bersama untuk kepentingan bersama supaya komunikasi dengan media massa tetap baik.

Penulis : Ratna Dewi