Bawaslu Bontang Kawal Ketat Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I 2026
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang - Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Bontang melakukan pengawasan ketat terhadap jalannya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Kota Bontang, Rabu (1/4/2026) bertempat di Kantor KPU Bontang. Kegiatan ini bertujuan memastikan validitas data pemilih di wilayah Bontang tetap akurat dan mutakhir.
Dalam rapat tersebut, Anggota Bawaslu Bontang, Syahriah, menyampaikan sejumlah catatan kritis hasil pengawasan lapangan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya melakukan uji petik akibat situs Cek DPT Online yang tidak dapat diakses.
"Kami kesulitan melakukan verifikasi faktual karena sistem online tidak bisa diakses. Hal ini menjadi hambatan untuk memastikan apakah data sudah sesuai di lapangan," ujar Syahriah. Ia juga menanyakan kepastian penggunaan data untuk periode Triwulan II mendatang.
Menanggapi hal tersebut, pihak KPU Bontang menyatakan akan segera melakukan konfirmasi ke KPU RI terkait kendala sistem DPT Online. Terkait progres data, KPU mengakui bahwa data penduduk meninggal dunia belum sepenuhnya dicermati oleh Bawaslu RI, sehingga akan menjadi fokus utama bersama data potensial pada Triwulan II.
Rapat ini juga menghadirkan data terbaru dari berbagai instansi terkait:
Disdukcapil: Total penduduk Bontang mencapai 194.606 jiwa. Terdapat antusiasme tinggi pembuatan KTP saat libur sekolah, namun Bontang menempati urutan ke-3 untuk pencabutan/pembuatan identitas elektronik.
Lapas: Tercatat ada 1.762 penghuni, dengan 1.187 orang di antaranya berpotensi memiliki hak pilih.
Polres : terdapat 23 Anggota Polri baru, 5 diantaranya warga kota Bontang personel polisi baru, 13 tahanan (status kependudukan masih diverifikasi), serta pemutakhiran data pensiunan dan pendaftar TNI.
Di sisi lain, Diskominfo mendorong adanya digitalisasi data pemilih agar meminimalisir kesalahan input. Ketua KPU Bontang, Robby, menyambut baik saran tersebut dan berencana membangun intensitas publikasi melalui kanal Diskominfo pada tahun 2026 ini.
Senada dengan itu, Ozzie anggota KPU Bontang menambahkan bahwa digitalisasi merupakan fokus KPU RI, di mana saat ini pihaknya telah mengoptimalkan aplikasi Sidalih untuk pengelolaan data secara internal sejak tahun 2024 yang di gunakan saat pemilu, pilkada hingga PDPB tahun 2025.
Berdasarkan hasil pleno terbuka, tercatat total pemilih aktif di wilayah ini sebanyak 137.339 orang. Data tersebut tersebar di 3 kecamatan dan 15 kelurahan, yang menunjukkan adanya dinamika pergerakan data pemilih dibandingkan periode sebelumnya.
Dari total data yang dihimpun, pemilih laki-laki masih mendominasi komposisi daftar pemilih. Berikut adalah rincian profil pemilih per Maret 2026:
Pemilih Laki-Laki: 70.902 jiwa
Pemilih Perempuan: 66.437 jiwa
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh stakeholder untuk menjaga integritas data pemilih demi suksesnya pesta demokrasi mendatang.
Penulis : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Syafrie