Bawaslu Bontang Gandeng PDIP Perkuat Komitmen Tolak Money Politik di Tahun 2026
|
BONTANG, Bawaslu Kota Bontang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang menggelar pertemuan strategis dengan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bontang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program "Konsolidasi Demokrasi" yang diusung Bawaslu sepanjang tahun 2026 untuk memperkuat integritas pemilu.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut bertempat di kantor DPC PDIP Bontang, Rabu (29/4/2026) bertujuan menciptakan ruang komunikasi strategis terkait isu-isu kepemiluan, khususnya pencegahan praktik money politics (politik uang) yang masih sering menghantui kontestasi Pemilu maupun Pilkada.
Dalam diskusi tersebut, Bawaslu Kota Bontang menegaskan bahwa praktik money politik adalah ancaman serius yang merusak kualitas demokrasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap proses politik. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat dan kolaboratif antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu.
Menanggapi hal tersebut, pihak PDIP menegaskan peran strategis partai politik sebagai garda terdepan dalam menekan politik uang. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui penguatan integritas internal, pendidikan politik yang masif kepada kader, serta janji untuk tidak melakukan praktik transaksional dalam pemilu.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan program unggulan Bawaslu "Konsolidasi Demokrasi" yang direncanakan akan menyambangi seluruh partai politik di Kota Bontang sepanjang tahun 2026. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di tingkat lokal maupun nasional.
Penulis : Nur Fatin Wahyuni
Foto : Syafrie