Bawaslu Harap SKPP Dapat Jadi Program Percontohan Lembaga di Indonesia

Banjarbaru, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sekolah Kader Pengawasan Paritisipatif (SKPP) telah menjangkau kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo pun melihat acara ini semakin bermanfaat besar bagi masyarakat. Terutama, dia mengatakan untuk menjadi percontohan program lembaga yang melibatkan masyarakat.
 
Dewi melihat langkah ini baik adanya jika bisa dicontoh oleh lembaga pemerintahan lainnya. Sehingga, menurutnya masyarakat tidak lagi merasa terpisah dengan program Pemerintah karena bisa dilibatkan langsung dalam implementasi programnya. 
 
“SKPP tahun ini Bawaslu RI mendorong lembaga-lembaga terkait untuk dapat menduplikasi kegiatan pengkaderan serupa seperti pengawasan partisipatif," terang Dewi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (3/9/2021).
 
Pada kesempatan yang sama Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru Dahtiar pun berharap SKPP Tingkat Dasar Kalsel yang diselenggarakan di Regional 2 bisa membawa perubahan tidak hanya perihal pendidikan kepemiluan. Namun, tambahnya, juga bisa mengubah pola pikir masyarakat yang rentan melakukan pelanggaran.
 
“Alumni SKPP ini minimal sudah dapat berperan aktif dilingkup keluarganya. Sehingga estafet kerja-kerja pengawasan dapat berjalan efektif mencegah praktik-praktik pelanggaran lebih dini," ucapnya.
 
Sebagai informasi SKPP Tingkat Dasar di Provinsi Kalsel terdiri dari 3 regional yang telah  dibagi dan tersebar sekitar 240 Kader Pengawas Partisitif. Harapannya SKPP dapat dapat berperan aktif membantu Bawaslu dalam mencegah pelanggaran pemilu yang ditengarai semakin massif.
 
Penulis : Bagus (Humas Bawaslu Kalsel)
Editor : Reyn Gloria